kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Gelar IADI APRC, LPS kaji resolusi bank bermasalah


Rabu, 19 Juli 2017 / 09:50 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Rizki Caturini

YOGYAKARTA. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tengah mengkaji langkah-langkah resolusi untuk mengatasi bank bermasalah. Salah satu langkah yang dilakukan antara lain dengan menggelar pertemuan dengan asosiasi lembaga penjamin simpanan dunia (Deposit Insurers Asia Pacific Regional Comittee (IADI APRC) ke-15 di Yogyakarta.

Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah menyebut, beberapa isu yang menjadi prioritas LPS antara lain mengenai agenda penelitan mengenai besaran cakupan penjaminan simpanan yang optimal.

Pasalnya dalam 10 tahun terakhir pasca terjadinya krisis ekonomi global di tahun 2007-2008 cakupan penjaminan di suatu negara relatif meningkat khususnya di kawasan Amerika, Amerika Utara, Eropa dan Asia.

Belum lagi menurutnya, kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia pendapatan perkapita mengalami pertumbuhan lebih cepat dibanding kawasan lain. Artinya progam penjaminan simpanan pun harus lebih cepat mengikuti pertumbuhan.

"Selain itu, kami juga membahas indikasi kehati-hatian bagi LPS untuk menghadapi gejolak ekonomi dan keaungan global," katanya saat ditemui di Yogyakarta, Selasa (18/7).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×