kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Hingga Juli, penyaluran pembiayaan Mandiri Tunas Finance naik 42%


Selasa, 28 Agustus 2018 / 16:08 WIB
ILUSTRASI. Mandiri Tunas Finance


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandiri Tunas Finance (MTF) catatkan kinerja apik dalam penyaluran pembiayaan hingga tujuh bulan pertama tahun ini. Capaian ini di antaranya buah dari pasar kendaraan bermotor yang lebih moncer.

Direktur MTF Harjanto Tjitohardjojo menyebut, sampai bulan Juli 2018 kemarin, perusahaannya sudah menyalurkan kredit sebesar Rp 16,4 triliun. Sementara pada periode yang sama di tahun kemarin, nilai booking perseroan berada di angka Rp 11,5 triliun.

Artinya secara tahunan, penyaluran pembiayaan anak usaha Bank Mandiri ini berhasil melompat 42,6%.

Menurut Harjanto, salah satu penopang bisnis di tahun ini adalah pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Dus, angka penjualan mobil juga turut terkerek. "Sementara kondisi di tahun 2017 memang kurang begitu baik," kata dia, Selasa (28/8).

Selain itu, perbaikan ekonomi juga mendorong bisnis pembiayaan kendaraan ke pasar korporat. Harjanto menyebut pasar fleet mengalami pertumbuhan yang cukup menggembirakan untuk pengadaan kendaraan operasional dari berbagai perusahaan yang menjadi nasabah MTF.

Di sisi lain, ia menyebut penetrasi ke nasabah eksisting Bank Mandiri juga terus dilakukan. Dus, secara perlahan makin banyak nasabah bank pelat merah tersebut yang bisa dijadikan debitur untuk pembiayaan perusahaannya.

Perbaikan harga komoditas juga turut berperan pada kinerja perseroan sejauh ini. Soalnya dia bilang permintaan pembiayaan untuk kendaraan niaga dan alat berat juga turut terkerek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×