kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.940   28,00   0,16%
  • IDX 6.062   -9,55   -0,16%
  • KOMPAS100 782   -2,84   -0,36%
  • LQ45 599   -2,03   -0,34%
  • ISSI 211   -0,11   -0,05%
  • IDX30 332   -1,10   -0,33%
  • IDXHIDIV20 424   -0,90   -0,21%
  • IDX80 89   -0,30   -0,33%
  • IDXV30 115   -0,10   -0,08%
  • IDXQ30 108   -0,14   -0,13%

Mengintip strategi bersaing Bank Kesejahteraan


Selasa, 11 April 2017 / 20:42 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Beberapa bank kecil mengaku masih optimistis kinerja tahun ini bisa moncer, meski persaingan perebutan debitur antar bank terutama dengan bank besar semakin kencang.

Sasmaya Tuhuleley, Direktur Utama PT Bank Kesejahteraan Ekonomi (BKE) mengakui tidak mudah menjaga debitur besar untuk bertahan dalam suatu bank, apalagi bank menengah kecil.

“Oleh karena itu kami fokus membina debitur kecil menengah yang selama ini belum tersentuh bank besar,” ujar Sasmaya, kepada KONTAN, Selasa (11/4).

Beberapa debitur yang menjadi incaran BKE tahun ini di antaranya terkait pembiayaan ke peternakan ayam modern. Sasmaya yakin, masih ada ruang tumbuh untuk bank kecil yang kredit mencari debitur.

Untuk meningkatkan kinerja pada tahun ini, bank akan mencoba bisnis model bisnis KPR dengan menyasar ke beberapa perusahaan yang membutuhkan pembiayaan perumahan untuk karyawannya.

Selain itu, BKE juga mulai menjajaki, pembiayaan kepada proyek perumahan menengah di beberapa kota. Saat ini menurut Sasmaya porsi pembiayaan terbesar adalah di koperasi PNS, kedua adalah koperasi channeling swasta.

Sedangkan sisanya adalah kredit umum komersial sedangkan sisanya adalah kredit pensiunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×