kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.927   18,00   0,10%
  • IDX 5.943   17,05   0,29%
  • KOMPAS100 770   4,91   0,64%
  • LQ45 595   5,40   0,92%
  • ISSI 205   -0,19   -0,09%
  • IDX30 331   2,96   0,90%
  • IDXHIDIV20 424   2,54   0,60%
  • IDX80 88   0,63   0,72%
  • IDXV30 116   0,69   0,59%
  • IDXQ30 108   0,68   0,63%

Jamkrindo Bidik Potensi Bisnis Penjaminan Kredit Rp 1,5 Triliun dari Hibank


Rabu, 14 Oktober 2026 / 17:25 WIB
Jamkrindo Bidik Potensi Bisnis Penjaminan Kredit Rp 1,5 Triliun dari Hibank
ILUSTRASI. Mitra Binaan Jamkrindo (DOK/Jamkrindo)


Reporter: Aura Putri | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) membidik potensi bisnis penjaminan kredit sekitar Rp 500 miliar melalui kerja sama dengan PT Bank Hibank Indonesia (hibank). Selain itu, terdapat potensi penjaminan dari portofolio hibank lainnya dengan nilai lebih dari Rp 1 triliun.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Kelembagaan Jamkrindo Krisna Johan mengatakan, kerja sama ini merupakan kolaborasi pertama Jamkrindo dengan bank digital untuk memperluas pasar penjaminan kredit.

“Kolaborasi dengan hibank membuka peluang bagi Jamkrindo untuk memperluas jangkauan bisnis penjaminan di ekosistem digital. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan nilai tambah bagi kedua pihak, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang terukur,” ujar Krisna dalam keterangan resmi, Rabu (14/10/2026).

Baca Juga: Ajaib Sekuritas Perkuat Layanan Margin Trading, Tawarkan Bunga 9%-12% per Tahun

Menurut Krisna, realisasi potensi bisnis tersebut bergantung pada perkembangan kerja sama, kelayakan kredit, dan ketentuan penjaminan yang berlaku.

Bagi Hibank, penjaminan kredit diharapkan dapat mendukung pengelolaan risiko dalam penyaluran kredit. Sementara bagi Jamkrindo, kerja sama ini membuka peluang untuk memperluas portofolio penjaminan dan mengembangkan sumber pertumbuhan bisnis baru.

Ke depan, kedua pihak juga menjajaki peluang kerja sama untuk produk lain, termasuk supply chain financing (SCF) dan Kredit Berbasis Garansi (KBG). Penjajakan tersebut akan mempertimbangkan kebutuhan pasar, kesesuaian produk, kesiapan operasional, serta prinsip kehati-hatian.

Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi industri keuangan sekaligus memperluas jangkauan layanan penjaminan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×