kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Jaring dana murah, BTN perbanyak kantor kas


Rabu, 25 April 2012 / 06:05 WIB
Jaring dana murah, BTN perbanyak kantor kas
ILUSTRASI. Mau vaksin Covid-19? Ini yang boleh & tak boleh dilakukan sebelum & sesudah vaksinasi. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN.


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Demi menurunkan biaya dana (cost of fund) dan menggenjot kredit, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) tahun ini mengubah struktur dana murah (current account saving account/CASA) dan deposito. Porsi ideal yang ingin dicapai BTN tahun ini yaitu 45% untuk CASA dan 55% untuk deposito.

Direktur Utama BTN Iqbal Latanro mengungkapkan, komposisi CASA dan deposito BTN kuartal pertama 2012 semakin membaik dibandingkan periode serupa tahun 2011. Per Maret 2012, posisi CASA BTN yang terdiri dari tabungan dan giro masing-masing sebesar Rp 14,79 triliun dan Rp 9,5 triliun.

Dari total DPK BTN per kuartal I 2012 yang sebesar Rp 64,69 triliun, CASA mengambil porsi 37,5%. Sementara porsi mayoritas sebesar 62,5% atau setara Rp 40,4 triliun merupakan dana yang berasal dari deposito.

Direktur Keuangan BTN Saut Pardede menjelaskan, peningkatan porsi CASA tahun ini akan ditempuh melalui penambahan 100 kantor kas. Saat ini, BTN telah memiliki 351 kantor kas yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Kantor-kantor kas ini akan fokus untuk pengumpulan dana, tidak bisa menyalurkan kredit. Kami harapkan dengan cara ini akan semakin mengubah struktur dana dan menurunkan biaya dana. Suku bunga juga masih ada ruang untuk penurunan," jelas Saut. kemarin (24/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×