kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45931,55   0,57   0.06%
  • EMAS925.000 -0,54%
  • RD.SAHAM 0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.15%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.20%

Laba bersih UOB Group pada kuartal ketiga 2021 naik 4%


Rabu, 10 November 2021 / 19:46 WIB
Laba bersih UOB Group pada kuartal ketiga 2021 naik 4%
ILUSTRASI. Logo UOB.

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. UOB Group membukukan hasil keuangan yang memuaskan pada kuartal ketiga 2021, dengan laba bersih yang naik 4% quarter on quarter (QoQ) menjadi US$ 1,05 miliar di tengah melambatnya pemulihan ekonomi di Asia Tenggara.

Keberhasilan ini dicapai berkat pertumbuhan kredit yang sehat dan pendapatan yang berkelanjutan, serta cadangan kerugian penurunan nilai kredit yang lebih rendah.

Kinerja UOB Group pada kuartal III/2021 didukung mesin pertumbuhan yang beragam dalam konektivitas, digital dan kemampuan keberlanjutan. Pendapatan lintas negara tetap stabil sementara terkait pinjaman, pengelolaan kekayaan dan dana serta biaya kartu kredit mencatatkan pertumbuhan yang kuat.

Biaya kredit di kuartal III/2021 datar pada 20 basis poin setiap tiga bulan. Hal ini mencerminkan portofolio dan kualitas aset Grup yang tangguh dan aman. Neraca UOB Group tetap kuat dengan likuiditas yang cukup dan rasio Common Equity Tier 1 (CET1) yang kuat di 13,5%.

Sementara itu, pendapatan bunga bersih tumbuh 9% dipimpin oleh pertumbuhan pinjaman yang sehat, dibarengi peningkatan margin bunga bersih sebesar 2 basis poin menjadi 1,55%.

Baca Juga: UOB Group membukukan laba bersih S$ 3,06 miliar hingga September 2021

Pendapatan biaya bersih naik 15% dengan pertumbuhan yang kuat tercatat di semua kegiatan, terutama yang terkait dengan pinjaman, pengelolaan kekayaan dan dana, serta biaya kartu kredit. Pendapatan non-bunga lainnya turun 5% menjadi S$259 juta, terutama dari keuntungan investasi yang lebih rendah.

Dengan ditopang pertumbuhan pendapatan yang kuat, rasio biaya terhadap pendapatan meningkat 0,9% poin menjadi 43,7%. Total cadangan kerugian penurunan nilai kredit / aset keuangan turun 66% karena tunjangan umum pre- emptive yang diambil tahun lalu.

Kualitas aset tetap kuat dengan Rasio kredit macet (NPL) stabil di level 1,5%. Total biaya kredit tetap berada dalam posisi 20 bps.

Mr. Wee Ee Cheong, Deputy Chairman and Chief Executive Officer UOB menyatakan, UOB telah membangun momentum pertumbuhan yang kuat pada tahun 2021 untuk mencatat laba bersih yang lebih tinggi pada kuartal III/2021.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

Tag


TERBARU

[X]
×