kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -50.000   -1,86%
  • USD/IDR 17.859   -28,00   -0,16%
  • IDX 6.411   -38,63   -0,60%
  • KOMPAS100 827   -3,19   -0,38%
  • LQ45 629   -1,86   -0,29%
  • ISSI 225   -2,04   -0,90%
  • IDX30 352   -0,78   -0,22%
  • IDXHIDIV20 429   -0,01   0,00%
  • IDX80 95   -0,38   -0,40%
  • IDXV30 120   0,24   0,20%
  • IDXQ30 112   -0,23   -0,21%

Makin dikenal, pinjam-meminjam lewat fintech bisa menembus Rp 15 triliun


Selasa, 05 Juni 2018 / 10:40 WIB
ILUSTRASI. Fintech KoinWorks


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumlah pembiayaan yang disalurkan oleh industri financial technology (fintech) berbasis peer to peer lending terus berkembang pesat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan pembiayaan diramal bisa menyentuh Rp 15 triliun sampai akhir tahun ini.

Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi mengatakan, sampai April 2018 jumlah pembiayaan sudah menyentuh Rp 5,5 triliun dan diperkirakan akhir Mei ini telah mencapai di atas Rp 6 triliun.

"Sampai akhir tahun kami proyeksikan kenaikan dua kali lipat dari saat ini, antisipasi bisa sampai Rp 15 triliun," ujar Hendrikus di Jakarta, Senin (4/6).

Adapun sampai empat bulan pertama ini, industri fintech lending sudah melayani 1,5 juta penduduk Indonesia yang tersebar di 34 provinsi. Jumlah tersebut juga terus diperkirakan meningkat di akhir Mei bisa menyentuh 2 juta penduduk yang dilayani oleh fintech lending.

Saat ini OJK pun terus mendorong pelaku fintech lending untuk memperluas jaringan ke luar pulau jawa. Hal ini sebagai strategi regulator agar bisa mengenalkan industri ini di pelosok-pelosok Indonesia di samping akan turut meningkatkan inklusi keuangan.

"Saat ini pinjaman terendah bisa Rp 5.000 untuk UMKM secara online. Apakah ini benar-benar inklusif? Iya saya katakan, industri mana yang siap memberi pinjaman serendah itu apalagi biaya operasionalnya mahal," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×