kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.979   66,00   0,37%
  • IDX 5.719   75,66   1,34%
  • KOMPAS100 740   11,98   1,65%
  • LQ45 560   6,63   1,20%
  • ISSI 199   2,55   1,30%
  • IDX30 317   2,91   0,93%
  • IDXHIDIV20 390   0,94   0,24%
  • IDX80 84   1,16   1,40%
  • IDXV30 107   -0,14   -0,13%
  • IDXQ30 102   0,53   0,52%

Mandiri target NPL kredit komersial 8%-9%


Kamis, 09 November 2017 / 21:15 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk memproyeksi rasio kredit bermasalah (NPL) sektor komersial sampai akhir 2017 sebesar 8%-9%.NPL komersial ini lebih rendah dari realisasi kuartal III-2017 sebesar 10,16%.

Rohan Hafas, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri bilang terkait target NPL ini bank sudah menyiapkan beberapa strategi. "Diantaranya memperketat manajemen risiko dengan memusatkan persetujuan bagi kredit yang mempunyai ukuran cukup besar," kata Rohan, Kamis (9/11).

Bank juga akan selektif memilih debitur dan fokus ke debitur yang mempunyai ekosistem bisnis rantai pasok tertentu. Target NPL komersial yang lebih melandai di akhir 2017 ini dilatarbelakangi prediksi membaiknya perekonomian pada triwulan IV 2017 dibandingkan sebelumnya.

Dengan membaiknya NPL komersial ini bank juga akan melakukan optimalisasi proses koleksi dan upgrade debitur yang lebih baik. Bank juga akan menerapkan strategi pengelolaan portofolio yang dapat mendorong pertumbihan bisnis dengan kualitas yang tetap terjaga.

Sebagai ganbaran, kredit komersial Mandiri beberapa disumbang oleh sektor seperti perkebunan, perdagangan dan layanan jasa bisnis.

Sektor komersial menyumbang 26% dari total kredit di kuartal III-2017. Mandiri pda 2020 akan mengurangi porsi komersial menjadi 24%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×