kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

MTF: Risiko pembiayaan multiguna bisa lebih ringan


Kamis, 06 Juli 2017 / 21:13 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Porsi segmen pembiayaan multiguna di sejumlah perusahaan belum besar. Sejumlah faktor menjadi penyebabnya.

Menurut Direktur PT Mandiri Tunas Finance (MTF) Harjanto Tjitohardjojo, segmen pasar ini masih terbilang baru bagi pelaku industri. Makanya, perusahaan pembiayaan belum jor-joran dalam memasarkannya.

Begitu pula di anak usaha Bank Mandiri tersebut. Saat ini pemasaran produk multiguna baru dilakukan ke pasar-pasar tertentu saja. Misalnya saja untuk nasabah MTF yang sudah biasa melakukan repeat order (RO). "Atau ke nasabah eksisting dari Bank Mandiri," katanya, Kamis (6/7).

Namun di sisi lain, hal ini disebutnya memberikan keuntungan lain bagi multifinance. Di mana risiko kredit yang berasal dari bisnis multiguna bisa lebih kecil karena multifinance lebih tahu profil risiko dari nasabahnya.

MTF saat ini memiliki sejumlah produk multiguna, diantaranya untuk keperluan pendidikan, pernikahan, biaya kesehatan, sampai untuk renovasi rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×