kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

OCBC NISP proyeksi cost of credit kuartal 2 flat


Kamis, 07 Juni 2018 / 20:48 WIB
ILUSTRASI. Manajemen OCBC NISP


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk memproyeksi cost of credit pada kuartal 2 2018 akan relatif sama dengan kuartal sebelumnya.

Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP bilang "hal ini disebabkan karena saat ini belum banyak perubahan yang signifikan di kondisi eksternal," kata Parwati kepada kontan.co.id, Kamis (7/6).

Kondisi eksternal ini belum terlalu berdampak pada kualitas portofolio. Menutut Parwati, kenaikan bunga acuan yang terjadi baru-baru ini, diperkirakan tidak akan terlalu berdampak ke cost of credit.

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memproyeksi biaya kredit perbankan atau cost of credit stabil di 2018 ini.

Dody Arifianto, Kepala Group Risiko Perekonomian dan Sistem Keuangan LPS mengatakan stabilnya cost of credit ini disebabkan karena rasio kredit bermasalah (NPL) juga stabil di angka 2,7%-2,8^.

"Kenaikan bunga karena pengetatan moneter diperkirakan bisa diserap oleh profitabilitas dunia usaha," kata Dody kepada kontan.co.id, Kamis (7/6).

Dengan hal ini, maka LPS memproyeksi kenaikan suku bunga acuan tidak akan mendorong ke penurunan kualitas kredit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×