kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

OJK ajak seluruh bank gabung forum anti fraud


Senin, 14 November 2016 / 11:53 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap semakin banyak bank yang bergabung dalam forum anti fraud yang dibentuk OJK. Sebab, hingga kini, anggota forum anti fraud baru berjumlah 40 bank.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Nelson Tampubolon mengatakan, dengan adanya forum anti fraudi, akan meningkatkan kerja sama antar bank dalam pencegahan dan penanganan fraud di industri perbankan.

“Melalui forum ini OJK akan memperoleh lebih banyak infromasi modus fraud di perbankan untuk mendukung tugas pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan,” ujar Nelson, Senin (14/11).

Saat ini, tercatat ada 118 bank yang beroperasi di Tanah Air. Diharapkan ke depan, seluruh bank akan bisa masuk sebagai anggota forum anti fraud. Selain bank umum, diharapkan ke depan, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) bisa masuk ke dalam anggota forum anti fraud. Pasalnya, hampir 80% kasus fraud terjadi di BPR.

Dengan semakin bagusnya perbankan menangani kasus fraud bisa meningkatkan iklim kondusifitas perbankan.

Sebagai gambaran, sampai kuartal III 2016, tercatat tindak pidana perbankan yang kasusnya dilimpahan ke OJK mencapai 26 kasus. Angka ini meningkatkan dibandingkan 2015 lalu yaitu hanya 23 kasus. Namun, pada 2014 lalu jumlahnya mencapai 59 kasus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×