kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.524   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

OJK Sebut Mudik Lebaran Jadi Peluang Dongkrak Asuransi Perjalanan


Jumat, 20 Maret 2026 / 17:38 WIB
OJK Sebut Mudik Lebaran Jadi Peluang Dongkrak Asuransi Perjalanan
ILUSTRASI. Asuransi Perjalanan (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai prospek asuransi perjalanan dan kecelakaan diri akan meningkat pada momen mudik Lebaran 2026. Tingginya mobilitas masyarakat pada periode tersebut dinilai menjadi peluang bagi industri untuk mendorong kinerja.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, tren peningkatan kebutuhan perlindungan perjalanan sejalan dengan proyeksi jumlah pemudik yang mencapai 143 juta orang pada tahun ini.

Baca Juga: Permintaan Polis Asuransi Perjalanan Great Eastern (GEGI) Naik Jelang Libur Panjang

“Prospek asuransi perjalanan dan kecelakaan diri menjelang momen mudik Lebaran umumnya meningkat seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat,” ujarnya dalam jawaban tertulis PPDP OJK, Selasa (17/3/2026).

Menurut dia, besarnya jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan tersebut dapat dimanfaatkan oleh pelaku industri asuransi untuk memperluas penetrasi produk perlindungan perjalanan. Momentum ini juga membuka ruang bagi perusahaan asuransi untuk mengoptimalkan distribusi produk yang relevan dengan kebutuhan pemudik.

Baca Juga: Ada Mudik Lebaran, Zurich: Kinerja Asuransi Perjalanan Berpotensi Meningkat

Selain mendorong penjualan produk, OJK menilai periode mudik juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan literasi dan inklusi asuransi di masyarakat. 

Ogi bilang, industri asuransi diharapkan dapat lebih aktif mendekatkan layanan kepada masyarakat melalui edukasi serta penyediaan perlindungan yang sesuai dengan risiko perjalanan.

Baca Juga: Timur Tengah Memanas, Jasindo Pastikan Klaim Asuransi Perjalanan Tetap Terjaga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU

[X]
×