kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.618   65,00   0,37%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

OJK usul LPS jamin polis asuransi


Minggu, 10 April 2016 / 22:24 WIB


Reporter: Mona Tobing | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mengusulkan untuk menempatkan penjaminan polis asuransi di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sehingga tidak perlu membentuk Lembaga Penjamin Polis (LPP) baru.

Firdaus Djaelani, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) mengatakan, saat ini, OJK bersama dengan Kementerian Keuangan tengah menyusun kerangka penjaminan polis asuransi. Isinya antara lain: menjadikan LPS sebagai lembaga penjamin polis asuransi. Serta, petunjuk teknis kerangka pembayaran premi polis asuransi.

"Bentuknya nanti Undang-Undang (UU). Saat ini, kami sedang susun kerangkanya seperti apa," ujar Firdaus, Jumat (8/4). Aturan ini, diharapkan bisa rampung tahun ini.

Firdaus menyebut, kemungkinan pembayaran premi dilakukan di belakang. Hal ini berbeda dengan bank yang preminya dibayar di depan. Artinya, perusahaan asuransi baru akan ditagih untuk membayarkan premi jika terjadi gagal bayar oleh perusahaan asuransi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×