kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.679   35,74   0,63%
  • KOMPAS100 733   5,57   0,77%
  • LQ45 557   4,21   0,76%
  • ISSI 198   1,08   0,55%
  • IDX30 316   1,61   0,51%
  • IDXHIDIV20 389   -0,24   -0,06%
  • IDX80 83   0,60   0,73%
  • IDXV30 106   -0,43   -0,41%
  • IDXQ30 102   0,23   0,23%

Pasar membaik, unitlink diyakini kembali populer


Senin, 29 Februari 2016 / 18:51 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Sequis Life optimis kondisi pasar modal yang di ramal membaik tahun ini bisa mengembalikan keperkasaan produk unitlink. Berbeda dengan kondisi tahun lalu, dimana kinerja produk asuransi berbalut investasi ini melorot.

Berkaca pada dampak pelemahan pasar modal ke perolehan premi bisnis baru, Presiden Direktur Sequis Tatang Widjaja bilang porsi produk unit link memang anjlok.

Dari perolehan premi bisnis baru yang menembus Rp 540 miliar di 2015, porsi dari unitlink disebutnya hanya mencapai 65%. Padahal biasanya, kontribusi yang dihasilkan rata-rata menembus 90%.

"Memang tak bisa lepas dari kondisi yang terjadi di market sehingga pasar lebih banyak memilih produk tradisional," katanya beberapa waktu lalu.

Dengan kondisi pasar modal yang diyakini bakal lebih hijau, Tatang optimis minat masyarakat untuk membeli unitlink akan kembali bergairah. Sehinga di 2016 ini porsi premi bisnis baru dari unit link bisa kembali ke level 90%.

Sementara premi bisnis baru tahun ini sendiri diharapkan bisa mengalami pertumbuhan di kisaran 20% hingga 30%. Dengan begitu, target premi bisnis yang dikejar Sequis tahun ini ada di kisaran Rp 648 miliar sampai Rp 702 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×