kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.608   55,00   0,31%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pefindo Ganjar Peringkat idAAA Atas BRI Tapi Obligasi Subordinasi di idAA


Senin, 22 September 2025 / 05:50 WIB
Pefindo Ganjar Peringkat idAAA Atas BRI Tapi Obligasi Subordinasi di idAA
ILUSTRASI. Layanan kantor cabang luar negeri BRI Singapura.


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan obligasi yang beredar mendapat rating idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Namun peringkat Obligasi Subordinasi BRI diberi peringkat idAA.

peringkat Obligasi Subordinasi BRI berada dua tingkat lebih rendah dari peringkat perusahaan mencerminkan risiko surat utang tersebut. Namun risiko tersebut dapat dihapusbukukan jika terjadi kondisi nonviability sebagaimana tercatat dalam peraturan OJK no 11/POJK.03/2016. Sementara peringkat korporasi BRI masih stabil.

Menurut analis Pefindo Hasnalia Hanifah dalam riset Jumat (19/9), peringkat tersebut didorong oleh dukungan yang dsangat kuat dan terbukti dari pemerintah Indonesia. Profil kredit berdiri sendiri (standalone) emiten berkode saham BBRI didukung posisi bisnis yang superior. Selain itu, BRI juga memiliki permodalan yang sangat kuat dan profil likuiditas yang sangat kuat. Tetapi dibatasi oleh profil kualitas aset yang moderat.

"Peringkat BRI dapat diturunkan jika kami melihat terdapat penurunan tingkat dukungan dari pemerintah yang dapat diindikasikan dari absennya dukungan induk ketika BBRI mengalami pemburukan profil kredit standalone," papar Hasnalia dalam riset.

Hingga Juni 2025, total aset BBRI mencapai Rp 2.106,4 triliun dengan kredit Rp 1.416,6 triliun. Adapun laba BRI mencapai Rp 26,3 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×