kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pelaku multifinance optimistis dengan kebijakan kenaikan bunga


Senin, 11 Juni 2018 / 19:20 WIB
ILUSTRASI. Bursa Mobil Bekas ACC


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar pembiayaan atau multifinance diperkirakan akan terpengaruh oleh kebijakan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan bunga sampai 50 basis poin. Tapi, secara jangka panjang, kenaikan bunga dinilai punya sisi positif.

Dengan kenaikan suku bunga ini, CEO PT Indomobil Finance Indonesia Gunawan Efendi mengakui, pasar pembiayaan bisa ikut terdampak. Pasalnya, nasabah baru bisa mendapatkan suku bunga yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Namun ia juga menilai, ada dampak positif yang bisa didapat dari kebijakan tersebut. Khususnya dari sisi nilai tukar rupiah. "Dengan kenaikan suku bunga ini diharapkan nilai tukar bisa menguat dan lebih stabil," kata dia belum lama ini.

Nilai tukar yang lebih stabil ini, dinilai punya efek domino bagi kestabilan pertumbuhan ekonomi di dalam negeri. Pada gilirannya, daya beli masyarakat pun diharapkan ikut menguat.

Nah bila hal tersebut bisa tercapai, ia optimis pasar pembiayaan akan kembali ke tren yang positif. Dus kinerja industri pembiayaan juga bisa kembali ke trek yang tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×