kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Pembiayaan bagi hasil modal ventura masih dominan


Senin, 15 Februari 2016 / 16:47 WIB


Reporter: Mona Tobing | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pembiayaan perusahaan modal ventura lewat pembiayaan bagi hasil tumbuh 10% di sepanjang tahun 2015. Pembiayaan lewat bagi hasil masih dominan dalam bisnis perusahaan modal ventura, ketimbang penyertaan saham.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sepanjang tahun 2015, pembiayaan bagi hasil modal ventura mencapai Rp 5,11 triliun naik 10% dari Rp 4,61 triliun di 2014. Sementara kegiatan usaha utamanya yakni penyertaan saham tumbuh lebih rendah yakni 8% menjadi Rp 1,33 triliun dari Rp 1,2 triliun pada tahun 2014. Sedangkan pembiayaan modal ventura pada obligasi konversi turun 36% pada tahun 2015 menjadi Rp 434 miliar dari Rp 686 miliar tahun 2014.

Sepanjang tahun 2015 total pembiayaan modal ventura sebesar Rp 6,8 triliun naik tipis dari 2014 Rp 6.5 triliun.

Andi Buchari, Ketua Asosiasi Modal Ventura Indonesia (AMVI) sekaligus Direktur Utama Bahana Modal Ventura menjelaskan, sebenarnya core bisnis modal ventura menurut khittahnya adalah penyertaan saham. Namun merunut sejarahnya pada tahun 2009, perusahaan modal ventura lebih suka pada bisnis bagi hasil. Kondisi ini belum berubah hingga saat ini.

Nah, adanya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) modal ventura yang dirilis akhir tahun 2015 diharapkan bisa mendorong perusahaan modal ventura kembali pada bisnis penyertaan modal.

"Core bisnis modal ventura seharusnya adalah penyertaan saham. Namun sempat lari dengan menawarkan aktifitas pembiayaan mirip bank. Namun POJK modal ventura diharapkan bisa kembali menjadikan modal ventura kembali pada khitahnya," ujar Andi pada Senin (15/2).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×