kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.534   34,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pembiayaan Panin Syariah dikejar 35%


Senin, 26 Januari 2015 / 14:59 WIB
ILUSTRASI. Indeks harga saham gabungan atau IHSG menguat tipis ke level 6.897 pad a pembukaan perdagangan Selasa (8/8).


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Ruisa Khoiriyah

JAKARTA. Panin Bank Syariah (Panin Syariah) memasuki tahun 2015 dengan permodalan yang memadai untuk menggenjot ekspansi. Hingga Desember 2014, rasio kecukupan modal alias capital adequacy ratio (CAR) anak usaha Bank Panin ini berada pada level 23,9%

Deny Hendrawati, Direktur Utama Panin Syariah, menjelaskan kepada KONTAN, Minggu (25/1), dengan posisi CAR sebesar itu, Panin Syariah belum memerlukan rencana tambahan modal. Level CAR sebesar itu memadai untuk menggenjot pertumbuhan pembiayaan di kisaran 30%-35% tahun ini. Dengan demikian, tahun ini, nilai outstanding pembiayaan bank Panin Syariah bisa menembus Rp 6 triliun.

Denny menghitung, dengan target itu, posisi CAR tetap bisa bertahan di posisi 19%-20%, akhir tahun ini.

Achmad Fathoni, Sekretaris Perusahaan Panin Syariah, menambahkan, segmentasi pembiayaan yang diincar Panin Syariah adalah usaha kecil dan menengah (UKM). "Sejak tahun ini, kami memang mulai perlahan mengarah ke UKM dan mengurangi porsi pembiayaan korporasi," ujar Fathoni.

Fathoni bilang, untuk tahun 2015, porsi pembiayaan UKM yang berkisar 30%-35% terhadap total kredit Panin Syariah, akan ditingkatkan hingga 60% sampai akhir tahun depan. Meski begitu, Fathoni menjelaskan, Panin Syariah tetap selektif dan hati-hati dalam menyalurkan pembiayaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×