kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.513   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.735   -124,36   -1,81%
  • KOMPAS100 896   -19,90   -2,17%
  • LQ45 659   -11,15   -1,66%
  • ISSI 244   -4,20   -1,70%
  • IDX30 372   -4,71   -1,25%
  • IDXHIDIV20 456   -5,92   -1,28%
  • IDX80 102   -1,89   -1,82%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,19   -0,99%

Per Juli, BNI cairkan kredit infrastruktur Rp 36 T


Selasa, 18 September 2012 / 11:38 WIB
ILUSTRASI. Petugas kesehatan merapikan tempat tidur pasien COVID-19 di Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) di kawasan Kedung Cowek, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (10/7/2021). ANTARA FOTO/Didik Suhartono.


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Edy Can

JAKARTA. PT Bank BNI Tbk (BNI) telah menyalurkan pembiayaan infrastruktur sebesar Rp 36 triliun hingga Juli 2012 lalu. Dari jumlah tersebut, pembiayaan untuk sektor transportasi mencapai Rp 5,5 triliun.

Pinjaman kredit terakhir yang dilakukan BNI adalah untuk kredit modal kerja (KMK) kepada PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II senilai Rp 500 miliar. Pinjaman kredit ini memiliki tenor satu tahun dan dapat diperpanjang dengan kesepakatan kedua belah pihak. "Bunganya single digit," kata Direktur Business Banking BNI Krishna R. Suparto saat dijumpai, Selasa (18/9).

Menurut Krishna, fasilitas kredit ke Pelindo II ini merupakan yang pertama kali. Sebab, selama ini Pelindo II hanya menggunakan kas internal. Alasan BNI mengucurkan pinjaman ke Pelindo karena perusahaan itu memiliki posisi trategis sebagai penyedia jasa kepelabuhan di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×