kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.007,14   -0,66   -0.07%
  • EMAS987.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Perkuat Bisnis Wholesale, Bank Mandiri Akselerasi Pembiayaan ke Sektor Infrastruktur


Rabu, 11 Mei 2022 / 12:03 WIB
Perkuat Bisnis Wholesale, Bank Mandiri Akselerasi Pembiayaan ke Sektor Infrastruktur
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi keuangan di kantor cabang Bank Mandiri Jakarta, Selasa (28/12). Perkuat Bisnis Wholesale, Bank Mandiri Akselerasi Pembiayaan ke Sektor Infrastruktur.


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terus fokus membidik penyaluran kredit ke sektor berkelanjutan dan infrastruktur untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Rudi As Aturridha, mengatakan, upaya ini selaras dengan langkah pemerintah yang mempercepat pembangunan di Indonesia lewat implementasi Proyek Strategis Nasional. 

Merujuk data Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas, setidaknya terdapat sebanyak 201 proyek dan 10 program dalam Proyek Strategis Nasional Terbaru. Pun, proyek tersebut tidak hanya berpusat di Pulau Jawa saja melainkan tersebar di luar Pulau Jawa. 

Untuk itu, Bank Mandiri tengah mengoptimalkan penyaluran kredit ke segmen wholesale, yang menjadi keunggulan bisnis perseroan. Tercermin dari penyaluran kredit Bank Mandiri yang menembus Rp 1.072,9 triliun di kuartal I 2022, tumbuh 8,93% secara year on year (yoy). 

Baca Juga: Punya Fundamental Bagus, Analis Rekomendasikan Mulai Akumulasi Saham Bank Besar

“Segmen wholesale yang menjadi core competence Bank Mandiri juga mampu mencatat pertumbuhan sebesar 7% secara yoy, atau mencapai Rp 549,8 triliun di akhir Maret 2022,” ujar Rudi dalam keterangan resminya, Rabu (11/5).

Bila dirinci, penyaluran kredit wholesale Bank Mandiri ditopang oleh beberapa sektor unggulan seperti proyek pemerintah (government) yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 19% per Maret 2022 secara tahunan.

Di samping itu, sektor makanan dan minuman serta energi dan air juga tumbuh membaik masing-masing sebesar 18% dan 14% secara yoy pada akhir Maret 2022 lalu.

Dukungan Bank Mandiri terhadap pemerataan ekonomi di Tanah Air juga diwujudkan lewat pembiayaan ke proyek infrastruktur. Hingga Maret 2022, Bank Mandiri, lanjut Rudi, telah berhasil menyalurkan kredit ke sektor infrastruktur sebesar Rp 226,8 triliun, tumbuh sebesar 2,93% jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Baca Juga: Perbankan Masih Pertahankan Suku Bunga Kredit

“Pembiayaan tersebut disalurkan ke dalam proyek pembangunan yang sebagian besar digagas oleh pemerintah antara lain sektor konstruksi, jalan, migas, energi terbarukan, transportasi dan lain-lain, termasuk untuk pembangunan jalan tol, bandara, pelabuhan laut dan jalur kereta api yang sudah dimanfaatkan masyarakat saat periode cuti bersama lebaran kemarin,” sambungnya.

Dari nilai tersebut, pembiayaan yang telah disalurkan untuk pembangunan jalan mencapai Rp 41,7 triliun dan untuk pembangunan transportasi sebesar Rp 57,7 triliun. Melihat pencapaian yang positif ini, Bank Mandiri optimistis target pertumbuhan kredit di tahun ini dapat terealisasi. Tentunya dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Segendang sepenarian, Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menjelaskan dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, sektor infrastruktur memiliki andil yang cukup besar.

“Proyek infrastruktur memiliki multiplier effect yang besar dalam perekonomian termasuk penciptaan kesempatan kerja,” ujar Andry. 

Baca Juga: Perbankan Masih Pertahankan Suku Bunga Kredit Kendati Dibayangi Keputusan The Fed

Sebagai contoh, berdasarkan hasil riset Tim Ekonom Bank Mandiri pada pertengahan tahun 2021 sektor konstruksi telah berhasil mempekerjakan lebih dari 8,29 juta orang.

Secara jangka menengah dan panjang, pembangunan infrastruktur juga bisa berdampak positif bagi industri turunannya seperti pengadaan listrik dan gas, penyediaan akomodasi makan dan minum, transportasi dan pergudangan hingga industri pengolahan dan properti.

“Sejalan dengan keberhasilan Pemerintah dalam penanganan Covid-19 yang baik, proyek infrastruktur di tahun ini akan semakin masif dan optimal. Hal ini akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi khususnya di daerah,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×