kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.029   29,00   0,17%
  • IDX 7.095   -89,34   -1,24%
  • KOMPAS100 981   -11,73   -1,18%
  • LQ45 720   -6,96   -0,96%
  • ISSI 254   -3,11   -1,21%
  • IDX30 390   -2,97   -0,75%
  • IDXHIDIV20 485   -2,09   -0,43%
  • IDX80 111   -1,20   -1,08%
  • IDXV30 134   -0,38   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,82   -0,64%

Porsi kredit migas di BNI 8%


Kamis, 02 Mei 2013 / 07:35 WIB
ILUSTRASI. Yuk, simak cara untuk merawat lantai kayu di rumah Anda supaya awet.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. Sektor minyak dan gas (migas) masih menarik minat perbankan untuk menyalurkan kredit. Salah satunya adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Hingga kuartal I 2013, porsi kredit minyak dan gas sebanyak 8%. Nilai itu setara dengan Rp 6,6 triliun dari total kredit korporasi.

"Level porsi tersebut terjaga dalam 3 tahun ini," sebut Direktur Korporasi BNI Krishna Suparto, Rabu, (1/5),

Menurutnya, kredit sektor migas meningkat cukup signifikan dari tahun ke tahun. Hanya saja, Krishna mengaku tak ingat angka pertumbuhannya.

Ke depan, BNI akan banyak menyalurkan kredit pada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) dengan SKK Migas. Dikatakannya bahwa di migas, K3S-nya lebih banyak memberikan layanan transaksional bagi mereka yang melakukan pembayaran domestik. Untuk itu, pipeline yang disediakan mendekati Rp 1 triliun.

Perlu diketahui, kredit korporasi BNI tumbuh 43,5% di kuartal pertama 2013. Pada awal 2012, total kredit yang mengalir Rp 58,3 triliun. Lalu di 3 bulan pertama tahun ini menjadi Rp 83,7 triliun. Kredit korporasi menyumbang porsi 41,8% terhadap total kredit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×