kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.801   -29,00   -0,17%
  • IDX 8.272   140,44   1,73%
  • KOMPAS100 1.167   21,46   1,87%
  • LQ45 839   9,77   1,18%
  • ISSI 295   6,95   2,41%
  • IDX30 434   3,47   0,80%
  • IDXHIDIV20 518   -0,64   -0,12%
  • IDX80 130   2,22   1,73%
  • IDXV30 142   1,07   0,76%
  • IDXQ30 140   -0,12   -0,08%

PPATK menemukan lebih dari 9.000 LKTM di lembaga keuangan


Selasa, 05 Juli 2011 / 14:50 WIB
ILUSTRASI. Ada beberapa cara menghilangkan jerawat yang bisa Anda lakukan.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Johana K.

JAKARTA. Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (LKTM) sampai pada Mei 2011 mencapai 9.172 dari total 73.096 laporan di 359 penyedia jasa keuangan (PJK). Direktur Pengawasan dan Kepatuhan PPTAK, Subintoto, mengatakan, prosentase LKTM dari perbankan lebih besar, yakni 55,15%.

Dari LKTM tersebut sebanyak 227 mempunyai indikasi tindak pidana. Jumlah ini menurun sejak dua tahun terakhir ini. Pada tahun lalu, ada 319 319 LKTM yang berindikasi tindak pidana, sedangkan pada tahun 2009 ada 484 LTKM.

Sebelumnya, PPATK menilai lembaga jasa keuangan seperti industri perbankan dan non bank dicurigai menjadi sarana untuk menyamarkan pencucian uang. Sehingga, lembaga yang dipimpin oleh Yunus Husein ini menghimbau, agar jasa keuangan tersebut lebih hati-hati dan segera melapor jika mengendus transaksi yang tidak wajar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×