kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45775,90   0,00   0.00%
  • EMAS934.000 0,32%
  • RD.SAHAM -0.03%
  • RD.CAMPURAN 0.07%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Prudential luncurkan asuransi jiwa syariah PRUCinta, apa itu?


Selasa, 03 Maret 2020 / 18:15 WIB
Prudential luncurkan asuransi jiwa syariah PRUCinta, apa itu?
ILUSTRASI. Launching Asuransi Jiwa Syariah: Sharia, Government Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia Nini Sumohandoyo (tengah) bersama Head of Product Development Prudential Indonesia Himawan Purnama (kanan) dan Musisi Ibrahim Imran (Baim)

Reporter: Umar Tusin | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan asuransi jiwa syariah bernama PRUCinta di FX Jakarta, Selasa (3/3).

Head of Product Development Prudential Indonesia, Himawan Purnama mengatakan, asuransi PRUCinta bermanfaat memberikan santunan meninggal dunia selama 20 tahun dengan pembayaran kontribusi selama sepuluh tahun.

Asuransi PRUCinta juga menawarkan manfaat jatuh tempo berupa nilai tunai dari Dana Nilai Tunai yang dimaksimalkan setara 100% kontribusi yang telah dibayarkan jika tidak ada klaim selama masa kepesertaan.

Baca Juga: Prudential luncurkan perlindungan terhadap kasus infeksi virus corona

Selain itu, PRUCinta juga memberikan tiga kali lipat santunan asuransi meninggal akibat kecelakaan. "Kalau dia meninggal karena kecelakaan PRUCinta akan memberikan tiga kali lipat," ujar Himawan dalam acara perilisan PRUCinta di FX Jakarta, Selasa (3/3).

Himawan menambahkan PRUCinta juga memberikan empat kali lipat santunan asuransi meninggal dunia akibat kecelakaan selama bulan Ramadan sampai dua minggu setelahnya.

Sharia, Goverment Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia Nini Sumohandoyono mengatakan, kesadaran masyarakat Indonesia mengenai pentingnya perlindungan jiwa masih rendah.

Merujuk pada Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menunjukkan bahwa pada 2019, tingkat penetrasi asuransi jiwa di Indonesia baru mencapai 1,2% dibandingkan total Produk Domestik Bruto (PDB).

Angka tersebut masih tertinggal dari negara-negara Asia lainnya seperti Korea Selatan (8,4%), Jepang (6,2%), dan China (2,8%).

Baca Juga: Prudential Indonesia luncurkan produk perluasan penyakit kritis

Nini menjelaskan, saat ini pemahaman pengelolaan keuangan masyarakat juga masih minim, khususnya pada produk asuransi syariah. Menurutnya indeks literasi asuransi syariah hanya sebesar 2,51% dan inklusi syariah hanya 1,92%.

"Atas dasar tersebut PRUCinta hadir sebagai solusi yang simple, mudah dipahami, terjangkau, dan sangat relevan untuk melengkapi kebutuhan keluarga akan asuransi tradisional berbasis syariah," ujar Nini.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×