kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Sektor manufaktur mendorong kredit ekspor impor BNI


Rabu, 17 Januari 2018 / 18:16 WIB
Sektor manufaktur mendorong kredit ekspor impor BNI
Paparan kinerja BNI


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat realisasi kredit ekspor impor selama 2017 kemarin cukup apik. Pada tahun ini, bank terbesar keempat di Tanah Air ini memproyeksikan kenaikan yang cukup besar.

Rico Rizal Budidarmo, Direktur Keuangan BNI bilang kenaikan kredit ekspor impor didorong segmen pengolahan atau manufaktur.

"Kredit ekspor naik terutama dari bisnis pengolahan manufaktur ada banyak permintaan," kata Rico dalam paparan kinerja, Rabu (17/1).

Sebelumnya, beberapa bankir optimis kredit ekspor impor bisa tumbuh cukup baik pada tahun ini. Hal ini seiring dengan realisasi pertumbuhan ekspor impor Indonesia pada akhir 2017 yang mengalami kenaikan dua digit.

Sepanjang tahun 2017, kredit Bank BNI tumbuh 12,2% year on year menjadi Rp 441,3 triliun. Pertumbuhan kredit ini 78% disumbang oleh segmen korporasi.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang tahun 2017 ekspor meningkat 13,85% sedangkan impor naik 18,13% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×