kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.968   55,00   0,31%
  • IDX 5.730   87,08   1,54%
  • KOMPAS100 742   14,13   1,94%
  • LQ45 561   7,80   1,41%
  • ISSI 199   2,71   1,38%
  • IDX30 318   3,44   1,09%
  • IDXHIDIV20 390   1,15   0,30%
  • IDX80 84   1,28   1,55%
  • IDXV30 107   -0,08   -0,08%
  • IDXQ30 102   0,61   0,60%

Sektor manufaktur mendorong kredit ekspor impor BNI


Rabu, 17 Januari 2018 / 18:16 WIB
Paparan kinerja BNI


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat realisasi kredit ekspor impor selama 2017 kemarin cukup apik. Pada tahun ini, bank terbesar keempat di Tanah Air ini memproyeksikan kenaikan yang cukup besar.

Rico Rizal Budidarmo, Direktur Keuangan BNI bilang kenaikan kredit ekspor impor didorong segmen pengolahan atau manufaktur.

"Kredit ekspor naik terutama dari bisnis pengolahan manufaktur ada banyak permintaan," kata Rico dalam paparan kinerja, Rabu (17/1).

Sebelumnya, beberapa bankir optimis kredit ekspor impor bisa tumbuh cukup baik pada tahun ini. Hal ini seiring dengan realisasi pertumbuhan ekspor impor Indonesia pada akhir 2017 yang mengalami kenaikan dua digit.

Sepanjang tahun 2017, kredit Bank BNI tumbuh 12,2% year on year menjadi Rp 441,3 triliun. Pertumbuhan kredit ini 78% disumbang oleh segmen korporasi.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang tahun 2017 ekspor meningkat 13,85% sedangkan impor naik 18,13% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×