kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.927   -1,00   -0,01%
  • IDX 6.196   77,23   1,26%
  • KOMPAS100 798   9,28   1,18%
  • LQ45 610   7,06   1,17%
  • ISSI 217   3,68   1,73%
  • IDX30 340   3,89   1,16%
  • IDXHIDIV20 435   5,17   1,20%
  • IDX80 91   1,10   1,22%
  • IDXV30 118   1,80   1,55%
  • IDXQ30 111   1,02   0,93%

Setiap hari, ada 5.000 pembukaan rekening baru secara online di Bank BCA


Senin, 29 Juni 2020 / 14:17 WIB
ILUSTRASI. M-Banking BCA. KONTAN/Baihaki/3/3/2016


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19 yang memaksa orang harus bekerja dari rumah telah mengubah pola transaksi di masyarakat. Kegiatan berbelanja beragam kebutuhan harus dilakukan secara online.

Kondisi tersebut berdampak pada peningkatan signifikan pembukaan rekening tabungan di sejumlah bank besar. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) misalnya melayani pembukaan rekening baru secara online hampir mencapai 5.000 setiap harinya selama pandemi.

Baca Juga: Restrukturisasi kredit melandai di bulan Juni, OJK minta bank mulai genjot kredit

"Mendukung gerakan #BankingFromHome, BCA memang mendorong masyarakat dan nasabah untuk melakukan transaksi finansial melalui platform digital perbankan seperti BCA Mobile dan Klik BCA," kata Raymon Yonarto, Sekretaris Perusahaan BCA baru-baru ini.

BCA tidak memasang target pembukaan rekening tabungan sampai akhir tahun. Namun, Raymon bilang pihaknya terus berkomitmen memberikan layanan terbaik pada nasabahnya sehingga tetap akan menjadi pilihan bagi masyarakat Indonesia.

Sebelumnya, Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA mengatakan, perseroan akan melengkapi fitur-fitur baru dalam layanan mobile banking BCA dan memperluas ekosistem dalam pembayaran digital sehingga semakin memudahkan nasabah bertransaksi menghadapi era new normal.

Dengan meningkatnya transaksi digital, BCA akan melanjutkan kerjasama dengan perusahaan fintech dan e-commerce, mengkoneksikan sistem BCA dengan ekosistem digital yang ada agar nasabah semakin dimudahkan bertransaksi.

Baca Juga: Hingga 22 Juni, restrukturisasi kredit perbankan capai Rp 695,34 triliun

"Kami sudah punya virtual account yang mengkonesikan pembayaran pada ekosistem digital. Dengan meningkatnya transaksi secara online, kami juga akan diuntungkan dengan memperoleh fee based income dari virtula account tersebut," jelas Jahja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×