kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Strategi BNI hadirkan bunga kredit satu digit


Minggu, 08 Januari 2017 / 19:57 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk mengatakan sudah mempunyai strategi untuk mewujudkan suku bunga kredit single digit sesuai dengan program pemerintah. Salah satunya, memberikan bunga kredit yang disesuaikan dengan profil risiko masing-masing debitur.

Direktur Internasional dan Tresuri BNI Panji Irawan mengatakan, secara umum bank akan melihat risiko debitur sebelum menentukan suku bunga kredit untuk debitur.

“Semakin rendah risiko debitur, bank akan memberikan diskon bunga, jika risiko debitur tinggi, maka bank akan memberikan bunga lebih tinggi,” ujar Panji kepada KONTAN, Jumat (6/1).

Untuk suku bunga deposito, pada tahun ini menurut Panji ada beberapa faktor yang mempengaruhi. Salah satunya adalah inflasi dan apakah ada keluarnya dana asing dari Indonesia.

Selain itu, menurut Panji, naik turunnya bunga obligasi juga menentukan suku bunga deposito bank.

Terkait risiko likuiditas ketat yang bisa menahan laju penurunan bunga krerdt, Panji sudah meyakini bahwa regulator baik BI, OJK dan LPS sudah mempunyai startegi untuk mengantisipasi hal ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×