Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan
JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) menargetkan pertumbuhan pendapatan premi sebesar Rp 180 miliar atau naik sebesar 43 persen dibanding dengan pendapatan premi di 2015 senilai Rp 126 miliar.
Pencapaian target tersebut akan didukung oleh rencana perseroan untuk terus menggarap captive market.
Yakni, berupa program Top Up Tabungan Hari Tua (Top Up THT) PNS dan BUMN serta peluncuran dua produk baru berupa asuransi individual.
“Kami optimistis ke depan kinerja akan terus meningkat dan nasabah semakin bertambah. Terlebih mengacu pencapaian kinerja kami yang positif setelah 2 tahun resmi beroperasi,” jelas Direktur Utama Taspen Life Maryoso Sumaryono, melalui keterangan pers ke Kompas.com.
Melalui program-program tersebut, perseroan juga berharap dapat lebih memberikan manfaat yang maksimal bagi peserta.
Saat ini Taspen Life memiliki 7 produk asuransi jiwa kumpulan. Yakni, Taspen Group Endowment, Taspen Group Whole Life, Taspen Group Annuity, Taspen Save, Taspen Credit Life, Taspen Group Term Life dan Taspen Group Personal Accident.
Sebagai tambahan informasi, Taspen Life merupakan anak perusahaan dari PT TASPEN (Persero).
Kepemilikan saham Taspen Life sebesar 99,97% dimiliki oleh PT TASPEN (Persero) sebagai induk perusahaan, dan 0,03% saham milik koperasi karyawan Taspen.
Untuk melayani pesertanya, Taspen Life bekerja sama dengan 50 kantor cabang PT TASPEN (Persero) seluruh Indonesia. (Penulis: Aprillia Ika)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













