kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.887   32,00   0,18%
  • IDX 6.314   -71,16   -1,11%
  • KOMPAS100 826   -8,54   -1,02%
  • LQ45 630   -4,60   -0,73%
  • ISSI 218   -3,94   -1,77%
  • IDX30 350   -3,16   -0,90%
  • IDXHIDIV20 436   -3,40   -0,77%
  • IDX80 94   -0,93   -0,97%
  • IDXV30 119   -1,22   -1,01%
  • IDXQ30 113   -0,96   -0,85%

TCash ingin gandeng 30.000 outlet untuk pembayaran sistem QR Code


Selasa, 28 Agustus 2018 / 15:41 WIB
ILUSTRASI. TCash


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Layanan uang elektronik TCash menargetkan bisa menggandeng 25.000 hingga 30.000 outlet untuk pembayaran yang menggunakan sistem quick response (QR) code sampai akhir tahun ini.

Chief Executive Officer (CEO) TCash Danu Wicaksana mengatakan, hingga akhir Agustus 2018 ini, setidaknya sudah ada sekitar 13.000 sampai 15.000 outlet yang bermitra dengan perusahaan yang menggunakan QR Code. Sedangkan, secara total jumlah merchant outlet sudah lebih dari 75.000 baik dari food and beverage (F&B) maupun non F&B.

"Sampai akhir tahun target mitra total sebanyak 100.000 sedangkan yang pakai QR Code 25.000 sampai 30.000," kata Danu kepada Kontan.co.id, akhir pekan lalu.

Sejauh ini, lanjut dia, pertumbuhan pembayaran transaksi QR Code masih lebih banyak didapat dari segmen food and beverage. Untuk mencapai target mitra yang digandeng, TCash masih akan fokus pada segmen F&B maupun non F&B.

"Dengan ticket size di bawah Rp 100.000 sampai Rp 150.000. Jadi kita fokus di micro finance," jelas dia

Terkait informasi yang beredar adanya pembayaran menggunakan QR Code TCash bisa terintegrasi dengan perusahaan lain seperti Go-pay maupun Ovo, Danu membenarkan hal tersebut. Menurutnya, rencana ini sedang digodok oleh Bank Indonesia (BI).

"Kami salah satu anggota tim perumus. Bulan depan rencana pilot national standardized QR akan dilakukan. Kami di batch pertama bersama beberapa bank dan switching company," ungkapnya 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×