kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Terhimpit beban, laba AMAG turun 16,7%


Jumat, 08 Mei 2015 / 13:49 WIB
Terhimpit beban, laba AMAG turun 16,7%
ILUSTRASI. Produksi subholding opstream Pertamina Hulu Energi.


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Beban berat yang menghimpit PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) pada kuartal pertama tahun ini menyeret turun perolehan labanya hingga negatif 16,7%. Yakni, dari Rp 31,90 miliar pada periode yang sama tahun lalu menjadi hanya Rp 26,56 miliar.

Berdasarkan Keterbukaan Informasi, penurunan laba emiten asuransi kerugian tersebut lantaran pertumbuhan bebannya lebih tinggi melampaui pertumbuhan pendapatannya. Total beban yang dibayarkan AMAG mencapai Rp 122,30 miliar atau tumbuh 22,3% ketimbang periode yang sama tahun lalu.

Beban klaim mendominasi sebesar Rp 86,38 miliar. Diikuti oleh beban perubahan bruto liabilitas asuransi, beban usaha dan beban komisi. Di sisi lain, total pendapatannya hanya tumbuh 11,4%, yaitu dari Rp 131,99 miliar menjadi sebesar Rp 147,14 miliar. Pendapatan premi brutonya hanya naik 6,6% menjadi Rp 143,43 miliar.

Beruntung, pendapatan hasil investasinya meningkat 20,6% dari Rp 26,88 miliar menjadi sebesar Rp 32,42 miliar. Hal ini dikarenakan penempatan dana di instrumen investasi deposito dan saham menunjukkan pertumbuhan. Tidak hanya itu, perseroan juga lebih ciamik dalam menyeleksi risiko asuransi kerugian.

AMAG merupakan perusahaan asuransi kerugian yang fokus pada lini usaha asuransi kesehatan, kendaraan bermotor dan properti. Belum lama ini, perseroan mengumumkan untuk melakukan penggabungan usaha dengan sister company-nya, PT Panin Insurance. Merger keduanya mengakibatkan dilusi pemegang saham AMAG sebesar 33,57%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×