kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.676
  • SUN103,52 -0,01%
  • EMAS597.932 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

BCA bidik kredit UMKM tumbuh 8%-9%

Selasa, 14 November 2017 / 06:19 WIB

BCA bidik kredit UMKM tumbuh 8%-9%

Konsumen berbelanja di gerai Indogrosir Bekasi di sela peluncuran program kemitraan antara ritel modern dengan warung tradisional, Rabu (1/11). Bank Central Asia (BCA) mendukung program tersebut dengan ikut memberikan bantuan modal usaha berupa Kredit Usaha Rakyat senilai Rp 25 juta kepada 3 debitur warung tradisional binaan Indogrosir. BCA berharap bantuan modal tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas usaha para pedagang. KONTAN/Cheppy A. Muchlis

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank-bank bakal makin getol menyalurkan kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Pasalnya, seluruh bank berebut mengalirkan kredit ke UMKM untuk memenuhi porsi kredit UMKM sebesar 15% terhadap total kredit di tahun 2017.

Salah satunya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengalami persaingan yang ketat dalam menyalurkan kredit ke ke segmen ini. Persaingan kredit tidak seperti kredit korporasi, kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB) yang masih potensial.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, pihaknya masih terus mengupayakan penyaluran kredit ke UMKM. "Secara umum, BCA menargetkan kredit UMKM tumbuh sekitar 8%–9% di tahun ini," kata Jahja, Senin (13/11).

Bank berkode saham BBCA ini terus meningkatkan penyaluran kredit UMKM agar dapat memenuhi porsi kredit secara bertahap. Saat ini, porsi kredit UMKM masih sekitar 14% terhadap total kredit BCA.

Artinya, tinggal sedikit lagi BCA dapat memenuhi porsi kredit UMKM sebesar 15% di tahun ini. Kemudian, akan memenuhi porsi kredit UMKM sebesar 20% di tahun depan.

BCA mencatat kredit UKM dan komersial sebesar Rp 150,02 triliun per September 2017, atau hanya naik 2,4% dibandingkan posisi Rp 146,51 triliun di September 2016.

Jahja menambahkan, ada tantangan lain dalam penyaluran kredit UMKM yakni risiko kredit. Untuk itu, BCA akan memperhatikan kualitas kredit dan tidak asal-asalan memberikan kredit.

Untuk rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) kredit UKM dan komersial sebesar 2,3% per September 2017. Angka tersebut terbilang aman untuk sektor UMKM. Karena, BCA mencatat rasio NPL gross sebesar 1,5% per September 2017.

 


Reporter: Yoliawan H
Editor: Dupla Kartini

KREDIT PERBANKAN

Berita terbaru Keuangan

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk
21 March 2018 - 22 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]