: WIB    --   
indikator  I  

BPR Lampung terbaik se-Sumatera

BANDAR LAMPUNG. Kantor Bank Indonesia (KBI) Bandar Lampung mencatat aset bank perkreditan rakyat di Lampung selama triwulan IV tahun lalu mencapai Rp 4,52 triliun. Angka tersebut tumbuh 24,86% dibandingkan periode sama tahun lalu (yoy) yang sebesar Rp 3,62 triliun.

Peneliti ekonomi madya KBI Bandar Lampung sekaligus Humas, Nunu Hendrawanto menerangkan, bila dibandingkan dengan triwulan III-2011 yang sebesar Rp 4,07 triliun, pertumbuhan aset triwulan IV mencapai 10,74% (qtq).

Selain itu, pertumbuhan aset pada triwulan IV lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan III . Pada triwulan III, pertumbuhan mencapai 4,97% (qtq) dan 19,59% (yoy).

Berdasarkan data statistik perbankan Indonesia, total aset BPR secara nasional pada triwulan IV-2011 posisi November mencapai Rp 54,5 triliun atau tumbuh 4,21% dibanding triwulan III- 2011.

Dari 33 provinsi di Indonesia, jumlah aset BPR Lampung menempati urutan kelima setelah Jawa Tengah (Rp 12,6 triliun), Jawa Barat (Rp 9,53 triliun), Jawa Timur (Rp 6,5 triliun) dan Bali (Rp 4,8 triliun).

"Kondisi ini mengindikasikan bahwa industri BPR di Lampung masih menunjukkan kinerja cukup baik dibanding wilayah lain di Indonesia, terutama untuk BPR yang berada di luar Pulau Jawa dan Bali," terang Nunu, Senin (12/3).

Hingga akhir triwulan IV-2011, di Lampung ada 33 BPR. Rinciannya, Bandar Lampung 24 BPR, Metro 3 BPR, Lampung Tengah 5 BPR, Lampung Selatan 2 BPR, Lampung Utara 2 BPR, dan Lampung Timur 4 BPR. Sementara Tanggamus, Tulang Bawang, dan Way Kanan masing-masing 1 BPR.

Untuk mendukung pelayanan kepada nasabah, BPR memiliki lima unit mesin ATM yang tersebar di Bandar Lampung, Metro, Lamteng, Lampura dan Lamtim.

Tak hanya aset yang menunjukkan peningkatan. Indikator kinerja lain seperti dana pihak ketiga (DPK) juga mengalami pertumbuhan sebesar 6,22%(qtq) dan 19,63 persen (yoy). Pertumbuhan tertinggi ada pada produk simpanan berjangka 6,3%(qtq). Pertumbuhan tahunan tertinggi terjadi pada produk tabungan sebesar 23,62% (yoy). (anas/TribunNews)


Reporter Dyah Megasari
Editor
KINERJA BPR

Feedback   ↑ x