kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Capital Life bidik premi tumbuh 50% di 2017


Senin, 07 November 2016 / 22:15 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Capital Life Indonesia optimistis dengan prospek bisnis tahun depan. Terlebih perseroan kini makin kuat dari sisi permodalan.

Direktur Utama Capital Life Antony Japari menyebut, pada 2017, pihaknya menargetkan bisa mengantongi premi sebesar Rp 3 triliun. Target tersebut lebih tinggi 50% dari proyeksi tahun ini yang sebesar Rp 2 triliun.

Untuk menggapainya, dia bilang, sejumlah rencana sudah disiapkan perusahaan. Diantaranya lewat diversifikasi produk yang lebih beragam agar bisa menarik lebih banyak nasabah.

Salah satunya dengan menyiapkan produk unitlink untuk dipasarkan di 2017 nanti. Sementara, soal izin produk unitlink tersebut, Antony mengklaim, sudah mendapatkan restu dari regulator.

Ia optimistis produk proteksi berbalut investasi yang disiapkan Capital Life bakal mendapat respons positif di masyarakat. Kontribusi premi dari unitlink pun diyakini bakal langsung signifikan bagi bisnis perseroan.

Di tahun pertama, porsi unitlink dari total premi yang didapat perusahaan diprediksi bisa menyentuh angka 30%. "Kami perkirakan premi dari unitlink tahun depan akan mencapai Rp 800 miliar sampai Rp 900 miliar," katanya belum lama ini.

Selain itu perseroan pun membidik sejumlah kerja sama baru dengan perusahaan asuransi lain untuk skema co-insurance. Saat ini, dia bilang, kerja sama seperti ini sudah dijalin dengan sejumlah mitra asuransi semisal PT Asuransi Umum Bumiputera Muda, PT Avrist Assurance, hingga PT Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×