kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Genjot bisnis, BCA Life andalkan grup usaha


Kamis, 14 Juli 2016 / 18:28 WIB


Reporter: Mona Tobing | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. PT Asuransi Jiwa BCA Life (BCA Life) masih mengandalkan group usaha untuk menopang bisnisnya. Membidik nasabah group diyakini efektif mendongkrak bisnis BCA Life.

Honggoh Djojo, Chief Distribution Officer BCA Life memaparkan rencana bisnis perusahaan masih akan bertumpu pada group usaha Bank BCA. Tahun ini misalnya, BCA Life masih akan mengandalkan Bank BCA sebagai jalur distribusi bancassurance.

BCA Life telah meluncurkan produk BCA Life Heritage Protection yang menyasar nasabah prioritas BCA. Selanjutnya,perusahaan akan membidik anak usaha Bank BCA yang bergerak di segmen pembiayaan kendaraan bermotor yakni PT BCA Finance (BCAF) dan PT Central Sentosa Finance (CSF).

Sebelumnya, BCA Life telah memiliki produk khusus untuk BCAF yakni credit protection prima. Nantinya, produk serupa akan dijual untuk CSF. Selain itu, BCA Life juga berencana berjualan produk asuransi dengan program no claim bonus.

"Prouk asuransi no claim bonus sudah siap. Hanya tinggal finalisasi dengan BCAF. Tahun depan kami akan luncurkan produk ini," terang Honggoh pada Kamis (14/7).

Mengandalkan grup BCA karena potensi penghimpunan nasabahnya cukup besar. Honggoh menyebut, saat ini jumlah nasabah Bank BCA mencapai 12 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×