kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Rupiah terus melemah, kredit macet valas rawan naik

Selasa, 24 April 2018 / 12:28 WIB

Rupiah terus melemah, kredit macet valas rawan naik
ILUSTRASI. Simpanan valas

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang terjadi belakangan ini harus menjadi warning bagi regulator dan perbankan. Pasalnya, jika terjadi berlarut-larut, bisa mempengaruhi debitur perbankan yang banyak terekspose mata uang asing (valas).

Paul Sutaryono Pengamat Perbankan mengatakan, depresiasi rupiah dapat membebani nasabah valas. "Sehingga dapat mengganggu arus kas mereka," kata Paul kepada Kontan.co.id, Selasa (24/4).

Efeknya, angsuran debitur valas tersebut ke bank bisa terganggu. Jika ini terus berlanjut, bisa mengerek rasio kredit bermasalah alias non performing loan (NPL) kredit dalam mata uang asing.

Ini bisa membebani nasabah importir karena daya beli dollar AS kian mahal. Tapi, menurut Paul, biasanya bank sudah menganjurkan nasabah untuk beli dollar AS lebih awal, sehingga tidak terkena fluktiasi kurs seperti saat ini.

Nilai tukar rupiah tertekan terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data Bloomberg, Selasa pagi (24/4) kurs rupiah di pasar spot bergerak menguat ke level Rp 13.881 per dollar AS dari posisi terlemah kemarin di Rp 13.975 per dollar AS.


Reporter: Galvan Yudistira
Editor: Dupla Kartini

REKENING VALAS

Tag
Komentar
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0003 || diagnostic_api_kanan = || diagnostic_web = 7.4607

Close [X]
×