kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Rupiah melemah, bagaimana bisnis tabungan valas bank?


Selasa, 24 April 2018 / 10:44 WIB
ILUSTRASI. Teller Menghitung Mata Uang US Dollar


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) melemah dalam beberapa hari terakhir. Terkait hal ini, menarik untuk mengulas bagaimana bisnis tabungan valas bank.

Kiryanto, Sekretaris Perusahaan BNI bilang pertumbuhan tabungan valas bank terakhir cukup baik. "Didorong oleh profil nasabah yang masuk kelas menengah atas," kata Kiryanto kepada Kontan.co.id, Selasa (24/4). Selain itu, tabungan valas juga didorong oleh beberapa perusahaan baik BUMN dan swasta yang merupakan debitur BNI.

Beberapa perusahaan tersebut cukup aktif menggunakan mata uang asingnya untuk memenuhi transaksi settlement dan ekspor impor.

Sebagai gambaran, saja berdasarakan data laporan keuangan konsolidasi BNI sampai akhir 2017 lalu, jumlah dana pihak ketiga dalam valuta asing sebesar Rp 74,06 triliun atau naik 14% secara tahunan atau year on year (yoy).

Dari jumlah dana pihak ketiga valas ini, tabungan menyumbang porsi sebesar 18,41%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×