kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.175
  • SUN98,94 0,36%
  • EMAS612.058 -0,16%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

SMF terbitkan obligasi Rp 3,5 triliun

Sabtu, 04 Februari 2017 / 14:05 WIB

SMF terbitkan obligasi Rp 3,5 triliun

JAKARTA. Demi menyokong bisnis, PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) berencana mencari dana di pasar modal lewat penerbitan obligasi. Targetnya, tahun ini emisi obligasi senilai Rp 3,5 triliun.

Direktur SMF Trisnadi Yulrisman menyebut, tahun lalu realisasi penerbitan obligasi mencapai Rp 2,75 triliun. Nah, tahun ini rencana penerbitan obligasi SMF lebih tinggi 27,1%. "RKAP kami target penerbitan obligasi tahun ini Rp 3,5 triliun," ucap Trisnadi.

Rencana emisi obligasi lebih besar ketimbang tahun lalu karena target pembiayaan SMF ini juga naik. Tahun ini, target pembiayaan SMF naik 5,5% menjadi Rp 5,7 triliun. Potensi pertumbuhan pembiayaan di 2017 bisa tinggi seiring permintaan perumahan.

Rencana penerbitan obligasi akan dilakukan antara tiga sampai empat kali dalam setahun. BUMN pembiayaan sekunder ini optimistis, obligasinya laku di pasaran.

Ada dua faktor penopangnya. Pertama, tren suku bunga deposito rendah, sehingga investor akan makin rajin mencari instrumen yang lebih menguntungkan, seperti dengan membeli surat utang.

Kedua, peraturan OJK (POJK) No. 36/2016 merelaksasi kewajiban investasi di surat berharga negara bagi industri keuangan non bank (IKNB). Tak cuma obligasi negara, IKNB dapat membeli obligasi korporasi BUMN infrastruktur. Merujuk aturan ini, IKNB wajib memiliki surat utang negara atau obligasi BUMN sebanyak 20% 30% dari total investasi IKNB.

"Kami akan menawarkan kepada investor IKNB," imbuh Trisnadi. Andaikata respons pasar baik, SMF akan kembali menerbitkan obligasi. Trisnadi mengklaim, pihaknya masih punya ruang luas untuk menerbitkan obligasi dengan jumlah yang cukup besar.

Menurut Trisnadi, saat ini ekuitas SMF mencapai sekitar Rp 6 triliun. Total obligasi yang diterbitkan pun berada di kisaran angka yang sama. Leverage ratio atau rasio utang terhadap ekuitas SMF baru sebesar satu kali. Sedangkan aturan maksimalnya adalah empat kali.

SMF akan memaksimalkan ruang penerbitan obligasi yang masih tersedia ini agar penyaluran pembiayaan SMF juga bisa makin masif.

Di sisi lain, pendanaan SMF juga akan terbantu dari pemberian penyertaan modal negara (PMN). Untuk tahun ini, besaran PMN yang dialokasikan untuk SMF diperkirakan mencapai Rp 1 triliun.


Reporter: Tendi Mahadi
Editor: Sanny Cicilia

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel santika premiere Slipi
26 July 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.2324 || diagnostic_web = 7.0103

Close [X]
×