kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Prabowo Minta Danantara Tingkatkan ROA 7%, Begini Respons Himbara


Sabtu, 14 Februari 2026 / 06:12 WIB
Prabowo Minta Danantara Tingkatkan ROA 7%, Begini Respons Himbara
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto menetapkan target ambisius 7% ROA untuk Danantara. Bank Himbara kini dihadapkan pada tantangan besar. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan target bagi Danantara untuk menumbuhkan tingkat laba atas total aset atau return on assets (ROA) hingga 7%. Hal ini disampaikan dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang berlangsung di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Prabowo menyebut target tersebut didasarkan pada performa positif Danantara dalam laporan hasil sementara yang diterimanya. "Ini luar biasa, tapi harus terus dikejar. Saya menuntut return on assets 7%," tegas Prabowo.

Lebih jauh, Presiden menjelaskan bahwa Danantara berhasil mencapai efisiensi dan reformasi hingga empat kali lipat dibanding 2024. Prestasi itu menjadi dasar pemerintah menuntut kinerja yang lebih tinggi di tahun-tahun mendatang.

Sebagai bagian dari Danantara, bank-bank milik negara (Himbara) perlu bersiap menerima tugas ini. Dalam kesempatan itu, hadir pula para petinggi Himbara, meski beberapa memilih belum memberikan komentar terkait target ROA.

Baca Juga: Kemenkeu Wacanakan PNM Salurkan KUR Khusus, Purbaya: Masih Diskusi Dengan Danantara

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI), Anggoro Eko Cahyo, menegaskan, “Ke Danantara dulu. Saya gak komentar dulu.” Begitu pula Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI), Putrama Wahju Setyawan, belum memberikan tanggapan resmi.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menekankan bahwa pihaknya saat ini lebih fokus pada tingkat laba atas modal pemegang saham atau return on equity (ROE). Menurut Riduan, jika mengacu pada aset, terdapat dana pihak ketiga (DPK) yang tidak dapat diakui sebagai milik bank.

“Kalau ROA kami saat ini di 3%, kalau ROE di 20%. Kan dalam neraca bank itu kan ada dana pihak ketiga, tidak bisa diakui sebagai punyanya bank kan. Jadi kalau bank pendekatannya ke ROE,” jelas Riduan. Kendati demikian, Riduan menegaskan bahwa Mandiri tetap berupaya optimal untuk meningkatkan ROA.

Di sisi lain, Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI), Herry Gunardi, dan Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN), Nixon Napitupulu, menunjukkan optimisme terhadap target tersebut.

Baca Juga: Ini Respons Asei Soal Danantara Bakal Lakukan Konsolidasi Asuransi BUMN

“Kami akan cari strategi yang tepat untuk meningkatkan ROA,” ujar Herry, menekankan komitmen BRI dalam mendukung target pemerintah.

Sementara Nixon memberi komentar singkat, “Kerja keras lah pokoknya.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×