kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.168
  • SUN98,94 0,36%
  • EMAS612.058 -0,16%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Unit Usaha Syariah yakin porsi KPR bertumbuh

Senin, 20 Maret 2017 / 16:31 WIB

Unit Usaha Syariah yakin porsi KPR bertumbuh

JAKARTA. Sejumlah Unit Usaha Syariah (UUS) membidik pertumbuhan pembiayaan cukup tinggi tahun ini. UUS PT Bank Permata Tbk misalnya yang menarget secara keseluruhan pembiayaan dapat tumbuh 19% tahun ini.

Direktur Syariah Bank Permata, Achmad K. Permata menyebut, salah satu pendorong pertumbuhan pembiayaan di Bank Permata antara lain pembiayaan perumahan (KPR) dengan prinsip syariah. "Pembiayaan kita akan tumbuh sekitar 15% hingga 19%, yang kita fokus di pembiayaan itu antara lain KPR," ujar Permana saat ditemui di kantornya, pekan lalu (16/3).

Permana menambahkan, sepanjang tahun lalu pembiayaan KPR Permata Syariah berhasil meningkat 35% dengan outstanding mencapai Rp 5 triliun hingga Rp 6 triliun. Sementara, ticket size rumah yang dibiayai Permata Syariah rata-rata merupakan segmen kelas menengah dengan harga Rp 700 juta per unit.

Jika dirinci dari total portofolio pembiayaan tahun lalu, Permata Syariah mencatatkan segmen KPR yang paling tinggi. Ini karena jumlah pembiayaan di segmen korporasi turun sekitar 10% sampai 15%. "Sekarang KPR sudah 35% dari total pembiayaan, ditambah denga UKM dan joint financing," kata Permana.

Saat ini Permata bank mengklaim secara keseluruhan 60% new booking dilakukan dengan prinsip syariah.

PT Bank CIMB Niaga Tbk juga membidik pertumbuhan pembiayaan cukup tinggi. Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara mengatakan, per kuartal-I 2017 pihaknya mematok pertumbuhan 20% secara yoy.

Sementara untuk KPR, UUS CIMB Niaga menargetkan tumbuh mencapai Rp 3,5 triliun tahun ini. Tahun sebelumnya, CIMB Niaga Syariah berhasil menyalurkan pembiayaaan perumahan sebesar Rp 2,7 triliun.

Guna mencapai target KPR, CIMB telah menawarkan dua akad yakni musyarakah mutanasiqoh (MMQ) dan murabahah dengan ticket size Rp 500 juta. "Kalau dari segi biaya, memang syariah lebih murah sedikit dibandingkan konvensional," ujar Pandji kepada KONTAN, Senin (20/3).

Tahun ini, pihaknya menarget sekitar 40% dari total KPR CIMB Niaga dapat menggunakan skema syariah.  "Tahun lalu 30% dari total KPR menggunakan syariah (porsi), tahun ini kita targetkan 40%," tambahnya. 


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang
Editor: Rizki Caturini

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel santika premiere Slipi
26 July 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.1644 || diagnostic_web = 1.8117

Close [X]
×