kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

2018, apa saja pilihan kredit infrastruktur BNI?


Kamis, 28 September 2017 / 18:07 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) sudah mempersiapkan alternatif pendanaan untuk infrastruktur pada tahun depan. Hal ini seiring dengan kebutuhan dana untuk infrastruktur yang cukup besar.

Herry Sidharta, Wakil Direktur Utama BNI bilang selain dana pihak ketiga DPK ada juga sumber pendanaan wholesale funding yang sedang dijajaki bank. "Diantaranya adalah obligasi berkelanjutan dan pinjaman bilateral," ujar Herry Kamis (28/9).

Untuk obligasi berkelanjutan, Herry bilang BNI masih mempunyai opsi sebesar Rp 7 triliun yang bisa dieksekusi beberapa tahun kedepan. Selain surat utang, BNI juga ada opsi terkait pinjaman bilateral. Terkait pinjaman bilateral, BNI mengaku banyak ditawari investor dari China.

Salah satunya adalah China Development Bank CDB yang masih menawarkan total US$ 17 miliar yang bisa diambil jika permintaan kredit infrastruktur sudah naik .

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×