kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.688   44,79   0,79%
  • KOMPAS100 735   6,86   0,94%
  • LQ45 558   5,29   0,96%
  • ISSI 198   0,93   0,47%
  • IDX30 317   2,51   0,80%
  • IDXHIDIV20 391   1,64   0,42%
  • IDX80 84   0,73   0,88%
  • IDXV30 106   -0,20   -0,19%
  • IDXQ30 102   0,64   0,63%

2018, apa saja pilihan kredit infrastruktur BNI?


Kamis, 28 September 2017 / 18:07 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) sudah mempersiapkan alternatif pendanaan untuk infrastruktur pada tahun depan. Hal ini seiring dengan kebutuhan dana untuk infrastruktur yang cukup besar.

Herry Sidharta, Wakil Direktur Utama BNI bilang selain dana pihak ketiga DPK ada juga sumber pendanaan wholesale funding yang sedang dijajaki bank. "Diantaranya adalah obligasi berkelanjutan dan pinjaman bilateral," ujar Herry Kamis (28/9).

Untuk obligasi berkelanjutan, Herry bilang BNI masih mempunyai opsi sebesar Rp 7 triliun yang bisa dieksekusi beberapa tahun kedepan. Selain surat utang, BNI juga ada opsi terkait pinjaman bilateral. Terkait pinjaman bilateral, BNI mengaku banyak ditawari investor dari China.

Salah satunya adalah China Development Bank CDB yang masih menawarkan total US$ 17 miliar yang bisa diambil jika permintaan kredit infrastruktur sudah naik .

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×