kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

Adira Finance Catat Pembiayaan Multiguna Rp16,9 triliun pada Agustus 2026


Selasa, 06 Oktober 2026 / 18:21 WIB
Adira Finance Catat Pembiayaan Multiguna Rp16,9 triliun pada Agustus 2026
ILUSTRASI. Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani (KONTAN/Ivanka Rahmana)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mencatatkan pembiayaan multiguna sebesar Rp 16,9 triliun pada Agustus 2026.

Kinerja positif ini didorong oleh masih adanya kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan untuk berbagai keperluan, baik melalui pembiayaan barang dan jasa maupun fasilitas dana.

Kendati begitu, Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani mengatakan kondisi daya beli masyarakat masih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi permintaan pembiayaan.

Menurutnya, kebutuhan terhadap pembiayaan multiguna masih tetap ada meskipun masyarakat cenderung makin mempertimbangkan kemampuan dan prioritas pengeluaran seiring dengan kondisi ekonomi yang makin dinamis.

Baca Juga: Industri Penjaminan Kejar Pemulihan Aset pada Kuartal IV 2026

"Oleh karena itu, Perusahaan terus mencermati perkembangan daya beli, tingkat suku bunga, serta kualitas pembiayaan dalam mendorong pertumbuhan segmen ini," ujarnya kepada Kontan, Selasa (6/10/26).

Namun, ia juga mencermati adanya peluang pertumbuhan pada segmen pembiayaan multiguna hingga akhir tahun 2026 nanti.

Ruang pertumbuhan pembiayaan multiguna masih ada seiring dengan masih tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan yang fleksibel untuk mendukung berbagai kebutuhan.

Selain itu, perusahaan juga terus mengoptimalkan potensi dari jaringan distribusi dan basis pelanggan yang luas termasuk memperkuat penetrasi di wilayah yang memiliki potensi pertumbuhan seraya terus meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan.

Sejalan dengan itu, strategi bisnis yang dilakukan Adira Finance akan tetap mengimbanginya dengan penerapan underwriting yang disiplin untuk menjaga kualitas portofolio dan risiko pembiayaan agar tetap terkendali.

Baca Juga: Asuransi Syariah Masih Tertekan, Kontribusi Agustus 2026 Capai Rp15,96 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×