Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan kenaikan penyaluran pembiayaan multiguna mengalami kinerja positif pada awal tahun ini.
Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani mengatakan pembiayaan multiguna perusahaan mencapai Rp 4,2 triliun per Februari 2026.
"Nilai penyaluran pembiayaannya tumbuh dobel digit, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk piutang pembiayaan multigunanya tumbuh single digit," ungkap Gani kepada Kontan, Rabu (1/4/2026).
Baca Juga: Pembiayaan Multiguna CNAF Mencapai Rp 672 Miliar pada Februari 2026
Untuk mendongkrak kinerja pembiayaan multiguna, Gani mengatakan Adira Finance akan terus mengoptimalkan kinerja penyaluran pembiayaan dengan melakukan optimalisasi potensi penjualan melalui jaringan distribusi yang luas, termasuk memperkuat penetrasi di wilayah-wilayah dengan potensi pertumbuhan yang masih tinggi.
Dia bilang pihaknya juga akan meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan mulai dari proses aplikasi hingga after sales, agar mampu mempertahankan loyalitas sekaligus menarik pelanggan baru.
"Ditambah, menjalankan proses underwriting secara disiplin untuk memastikan kualitas portofolio dan menjaga risiko tetap terkendali di tengah dinamika pasar," ucapnya.
Gani juga memandang prospek pembiayaan multiguna tahun ini masih terbuka, seiring dengan meningkatnya kebutuhan konsumsi masyarakat. Namun, dia berpendapat pertumbuhan segmen itu ke depannya tetap akan dipengaruhi pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat.
Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pembiayaan multiguna menjadi penopang utama pembiayaan baru multifinance pada Januari 2026. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan penyaluran pembiayaan baru industri multifinance tercatat Rp 78,16 triliun pada Januari 2026.
"Didominasi pembiayaan multiguna dengan porsi 47,47%, atau nominalnya mencapai Rp 37,10 triliun," ucapnya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Kamis (5/3/2026).
Baca Juga: BSI Turunkan Beban Impairment, Permintaan Pendanaan UMKM Meningkat
Agusman menyampaikan pembiayaan investasi multifinance mencapai Rp 18,72 triliun, dan modal kerja mencapai Rp 17,04 triliun pada Januari 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













