kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Aftech: Pemberi pinjaman fintech P2P lending mulai banyak dari institusi


Kamis, 30 Agustus 2018 / 17:41 WIB
ILUSTRASI. Aftech dan pelaku industri saat menggelar workshop


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemberi pinjaman atau lender yang berinvestasi di platform financial technology (fintech) peer to peer (P2P) lending masih banyak mendominasi dari investor individu. Meski begitu, tren saat ini mulai bergeser dengan bertambahnya lender yang berasal dari institusi.

Direktur Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) Aji Satria Sulaiman mengatakan, bertambahnya jumlah lender dari institusi ini seiring dengan pertumbuhan bisnis fintech lending yang positif perlahan semakin menimbulkan kepercayaan investor institusi untuk membenamkan dananya di fintech lending.

Dia mencontohkan, dalam satu minggu terakhir pelaku bisnis fintech mengumumkan kolaborasi dengan perbankan. Investree sudah bekerjasama dengan  BRI, lalu UangTeman juga mendapat kepercayaan dana dari Bank J Trust. Tak ketinggalan KoinWorks juga mendapatkan kepercayaan dari Bank Mandiri.

"Tren global memang mengarahnya ke institusi. Begitupun di Indonesia arah kolaborasinya menuju ke sana," ujar Aji di Jakarta, Kamis (30/8).

Saat ini porsi individual memang masih mendominasi besar ketimbang institusi. Namun secara bertahap Aji menilai perkembangannya akan mulai banyak lender yang berasal dari institusi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×