kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Agen masih jadi tulang punggung penjualan asuransi jiwa


Jumat, 09 Februari 2018 / 16:18 WIB
ILUSTRASI. Logo Perusahan Asuransi Yang Berada di Kantor AAJI


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keagenan merupakan cara andalan industri asuransi jiwa untuk mendistribusikan produknya. Sejak dahulu sampai sekarang kanal ini masih digunakan sebagai kanal distribusi utama.

Semakin berkembangnya teknologi juga diperkirakan tidak akan menurunkan porsi keagenan sebagai tenaga distribusi. Maklum, pembelian produk asuransi jiwa kerap terjadi karena adanya hubungan emosional antara agen asuransi dan pemegang polis.

“Kepercayaan pemegang polis timbul karena kontak dengan agen,” kata Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, Hendrisman Rahim saat dihubungi Kontan.co.id pada Jum’at (9/2).

Hendrisman memperkirakan, setidaknya 80% total pendapatan premi asuransi jiwa datang dari agen. Hendrisman yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Jiwasraya juga mengatakan penggunaan agen sebagai kanal distribusi utama juga dilakukan di Jiwasraya. “Group bisnis pun datangnya melalui agen,” jelasnya.

Ia memprediksi, setidaknya dalam kurun waktu lima tahun ke depan, peran agen masih akan menjadi ujung tombak dalam distribusi asuransi jiwa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×