kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.927   57,00   0,32%
  • IDX 5.711   -110,07   -1,89%
  • KOMPAS100 738   -13,77   -1,83%
  • LQ45 563   -10,40   -1,82%
  • ISSI 198   -3,35   -1,66%
  • IDX30 319   -5,85   -1,80%
  • IDXHIDIV20 393   -7,77   -1,94%
  • IDX80 84   -1,60   -1,88%
  • IDXV30 107   -1,43   -1,32%
  • IDXQ30 103   -1,88   -1,79%

Ahok : Bank DKI harus IPO dan jadi BUKU 4


Senin, 22 Juni 2015 / 12:31 WIB


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Mesti Sinaga

JAKARTA. Pemerintah DKI Jakarta telah merombak jajaran direksi Bank Pembangunan Daerah (BPD) DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ingin agar Bank DKI semakin besar dan sehat seperti bank-bank besar lainnya.

“Kami menginginkan agar Bank DKI Jakarta menjadi bank BUKU 4 dan go public melalui initial public offering (IPO),” kata Basuki yang akrab dipanggil Ahok, pada acara pembukaan kantor Bank Indonesia (BI) wilayah DKI Jakarta, Senin (22/6).

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta mengganti sejumlah direksi Bank DKI karena bank tersebut mencatat kenaikan kredit macet untuk kuartal I-2015.  

Di kuartal I-2015 lalu, NPL gross Bank DKI membengkak menjadi 4,81% dari posisi 2,65% per kuartal I-2014. Sementara NPL net naik menjadi 3,00% per kuartal I-2015 dari 1,58% per kuartal I-2014.

Jika memburuknya kualitas kredit ini tidak diantisipasi sejak dini, dikhawatirkan berimbas pada penggerusan pendapatan laba.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×