kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS944.000 2,83%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Astra Life nikmati pertumbuhan produk mikro dari kongsi grup


Jumat, 30 Maret 2018 / 18:05 WIB
Astra Life nikmati pertumbuhan produk mikro dari kongsi grup
ILUSTRASI.

Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kongsi anak perusahaan keuangan di bawah Grup Astra mencatatkan hasil positif dalam menjual produk asuransi mikro. Misalnya kongsi antara PT Astra Aviva Life (Astra Life) dan PT Federal International Finance (FIF Group) mencatatkan pertumbuhan rata-rata penjualan premi tiap tahun sebesar 327% dalam tiga tahun terakhir yakni sepanjang 2015-2017.

Sebagai gambaran, Astra Life dan FIF Grup meluncurkan tiga produk sejak 2015 yakni Sinatra ProteksiKu, Sinatra PerisaiKu dan Sinatra SehatKu. Pendapatan premi dari hasil kerjasama dari tiga produk ini mencapai Rp 7,4 miliar yang berasal dari sebanyak 147.000 polis.

“Sepanjang tahun 2017, produk asuransi mikro Astra Life catatkan kinerja yang baik," kata Presiden Direktur Astra Life Auddie A. Wiranata dalam pernyataan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Jumat (29/3).

Ia menilai kondisi ini menunjukkan semakin banyak orang Indonesia yang memiliki perlindungan pasti dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini terjadi karena ada produk asuransi yang harganya terjangkau dan proses yang mudah, sehingga semakin banyak masyarakat yang terlindungi oleh asuransi.

Lonjakan penjualan produk asuransi mikro di Astra Life ini sejalan dengan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menunjukkan realisasi premi produk asuransi mikro sepanjang 2017 mencapai Rp 1,43 triliun, atau tumbuh 34,9% jika dibandingkan dengan periode sama 2016 sebesar Rp 1,06 triliun.

Tahun ini, Astra Life dan FIF Grup menargetkan penambahan titik penjualan hingga 100%. "Asuransi mikro dari Astra Life bisa melengkapi  produk-produk FIF Group sesuai kebutuhan konsumen kami mendapat perlindungan dari risiko yang mereka hadapi sehari-hari,” kata Presiden Direktur FIF Group Margono Tanuwidjaya.

Hanya saja Auddie maupun Margono tak merinci berapa target pendapatan premi dari produk asuransi mikro tahun ini.

 




TERBARU

Close [X]
×