kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

AstraPay Catat Gross Transaction Value (GTV) Rp 19,03 Triliun hingga Mei 2024


Kamis, 13 Juni 2024 / 21:19 WIB
AstraPay Catat Gross Transaction Value (GTV) Rp 19,03 Triliun hingga Mei 2024
Chief Executive Officer AstraPay, Rina Apriana di Jakarta.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Platform dompet digital PT Astra Digital Arta atau AstraPay mencatat pencapaian Gross Transaction Value (GTV) atau nilai transaksi bruto sebesar Rp 19,03 triliun periode Januari hingga Mei 2024.

"Adapun target GTV hingga akhir tahun ini bisa mencapai Rp 52,59 triliun," ucap Chief Executive Officer AstraPay Rina Apriana saat ditemui di Menara Astra, Jakarta Selatan, Kamis (13/6).

Rina menyebutkan total pengguna AstraPay sampai Mei 2024 sudah mencapai lebih dari 13 juta pengguna dengan jumlah transaksi yang telah mencapai 32 juta kali. Dia juga mengatakan AstraPay menargetkan bisa meraih 15 juta pengguna hingga akhir tahun.

Baca Juga: AstraPay Klaim Transaksi QRIS Meningkat pada Momen Lebaran 2024

Sementara itu, Rina menyampaikan AstraPay sebagai perusahaan penyedia layanan dompet digital memainkan peran penting dalam ekosistem pembayaran digital yang makin berkembang.

Dengan meningkatnya adopsi teknologi keuangan, dia mengatakan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai salah satu metode pembayaran digital juga makin meluas dengan kemudahan dan kecepatan bertransaksi yang ditawarkan. 

Baca Juga: Astra Financial Catatkan Kinerja Positif di Semua Lini Bisnis

"Oleh karena itu, AstraPay turut hadir mendukung optimalisasi penggunaan QRIS yang lebih masif untuk sejumlah merchant, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” kata Rina. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×