kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Asuransi jiwa syariah tertekan pasar modal


Kamis, 13 Agustus 2015 / 19:59 WIB
Asuransi jiwa syariah tertekan pasar modal


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kelesuan pasar modal hingga paruh pertama tahun ini sepertinya sedikit banyak berdampak pada kinerja asuransi jiwa syariah. Meski tetap tumbuh, namun sampai kuartal II 2015 ini kenaikan preminya justru melambat dibanding periode pada tiga bulan pertama.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat sepanjang Januari hingga Juni kemarin, industri asuransi jiwa syariah mencatatkan premi sebesar Rp 4,3 triliun. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 15,7% dibanding semester pertama 2014.

Namun pada kuartal I lalu, indsutri asuransi jiwa syariah justru mencatatkan pertumbuhan premi nyaris 50% secara year on year.

Menurut Ketua Asosiasi Asuransi Syariah (AASI) Adi Pramana perlambatan bisnis di segmen asuransi jiwa syariah ini disebabkan mengendurnya kinerja unit link syariah. "Selama ini memang mayoritas premi asuransi jiwa syariah berasal dari produk unit link," katanya, Kamis (13/8).

Kinerja indsutri asuransi jiwa syariah pun diperkirakan bisa kembali ngebut bila kondisi pasar modal menunjukan perbaikan di paruh kedua tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×