kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Baki Debit Kredit Serbaguna Bank Mandiri Capai Rp 65,7 Triliun hingga Februari


Kamis, 21 April 2022 / 15:53 WIB
ILUSTRASI. Nasabah mengantre dengan saling menjaga jarak di kantor cabang Bank Mandiri, Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (26/4/2021). (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

Lantaran BI memantau 499 perusahaan yang telah menunjukkan peningkatan penjualan. Begitupun dengan belanja modal yang terus mengalami perbaikan. Seiring dengan peningkatan penjualan, permintaan kredit modal kerja ikut terangkat. 

Sedangkan, peningkatan belanja modal ikut mendorong permintaan kredit investasi. Di sisi lain, perbankan makin nyaman memberikan kredit ke sektor usaha. 

BI mencatatkan kredit tumbuh 6,65% year on year (yoy) per Maret 2022. Peningkatan kredit ini terjadi di berbagai kelompok bank, segmen kredit, dan sektor perekonomian. 

Hal ini seiring dengan pemulihan kinerja sektor korporasi dan rumah tangga. Pemulihan sektor korporasi terus berlanjut tercermin dari kenaikan penjualan dan belanja modal. Serta terjaganya kemampuan membayar. Perbaikan sektor korporasi ini meningkatkan permintaan kredit perbankan.

Lebih lanjut, kredit UMKM mampu tumbuh lebih cepat, naik 14,98% yoy pada Maret 2022. Khususnya, bersumber pada kredit mikro dan kecil yang terus mengalami peningkatan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×