kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Bank BRI kucurkan Rp 39 triliun untuk proyek MP3EI


Rabu, 19 Oktober 2011 / 14:32 WIB
ILUSTRASI. Warga melintas di depan mural edukasi pencegahan penularan virus corona di Depok, Jawa Barat, Kamis (12/11).


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Sandy Baskoro

JAKARTA. Manajemen Bank Rakyat Indonesia mengungkapkan hingga Juli 2011 sudah menyalurkan kredit senilai Rp 39 triliun untuk proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Kucuran kredit tersebut masuk dalam kredit BRI untuk BUMN yang plafonnya mencapai Rp 60 triliun.

"Kredit BRI yang ditujukan ke BUMN hampir semuanya terkait dengan MP3EI," kata Direktur Bisnis dan Kelembagaan Bank BRI, Asmawi Syam, Rabu (19/10).

Sektor MP3EI yang mendapat pinjaman dari Bank BRI adalah infrastruktur, kelistrikan, migas, transportasi, dan telekomunikasi. Hingga akhir tahun ini, Bank BRI optimistis bisa menyalurkan hingga Rp 45 triliun dari total plafon kredit untuk BUMN.

"Sampai akhir tahun ini akan kami salurkan untuk PLN, transportasi kereta api, dan pelabuhan," kata Asmawi.

Terkait proyek PLN, dua pembangkit listrik yang sudah mendapatkan pendanaan dari BRI adalah proyek pembangunan PLTU Indramayu berkapasitas 3x330 MW di Jawa Barat dan proyek pembangunan PLTU Labuan dengan kapasitas 2x315 MW di Banten.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×