kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.792.000   16.000   0,90%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Bank Mandiri (BMRI) tebar dividen Rp 16,5 triliun dari laba bersih tahun 2019


Rabu, 19 Februari 2020 / 17:31 WIB
Bank Mandiri (BMRI) tebar dividen Rp 16,5 triliun dari laba bersih tahun 2019
Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar (tengah) saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Mandiri di Jakarta, Rabu (19/2).


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) akan membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar 60% dari laba bersih tahun 2019 Rp 27,5 triliun. Total dividen yang ditebar bank pelat merah ini mencapai Rp 16,5 triliun.

Pembagian dividen tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Rabu (19/2).

Baca Juga: BRI tebar dividen Rp 20,6 triliun, negara dapat berapa?

“Penetapan besaran dividen tersebut telah memperhatikan kebutuhan likuiditas perseroan dalam mengembangkan bisnis dan memenuhi ketentuan terbaru regulator, serta sebagai bentuk apresiasi perseroan kepada pemegang saham atas kepercayaan dan dukungannya, sementara sisa 40% dari laba bersih 2019 akan digunakan sebagai laba ditahan,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar kepada media di Jakarta Rabu (19/2).

Sepanjang tahun 2019, Bank Mandiri membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 27,5 triliun, meningkat 9,9% secara tahunan (year on year/yoy). Perolehan laba bersih tersebut didorong oleh pertumbuhan kredit konsolidasi yang sebesar 10,7% yoy mencapai Rp 907,5 triliun.

Rasio dividen tersebut meningkat dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2018, Bank Mandiri hanya membagikan dividen tunai sebesar 45% dari laba bersihnya Rp 25 triliun atau senilai Rp 11,25 triliun. Sisa 55% laba senilai Rp 13,75 triliun masuk saldo laba ditahan.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×